Mbana Nua adalah program kunjungan desa yang lahir dari semangat sederhana namun kuat: literasi tidak boleh menunggu, ia harus menjemput. Nama ini diambil dari bahasa daerah Ende yang berarti "pergi ke kampung", sebuah pernyataan sikap bahwa Endelogia tidak akan berdiam diri menunggu masyarakat datang, melainkan aktif hadir ke tengah-tengah mereka.
"Mbana Nua" berarti "pergi ke kampung" dalam bahasa daerah Ende. Program ini merupakan inisiatif kunjungan desa yang sepenuhnya diinisiasi dan dijalankan oleh Taman Baca Anak Merdeka (TBAM) sendiri, lahir dari kepedulian akan penting edukasi langsung ke desa-desa di Kabupaten Ende.
Dalam setiap kunjungan, Mbana Nua dirancang untuk hadir secara menyeluruh, bukan sekadar membagikan buku, melainkan membawa pengalaman belajar yang utuh. Kegiatannya mencakup sesi sesi membaca bersama, mendongeng, membaca lantang, mewarnai, edukasi bullying dan kekerasan seksual, nobar dan diskusi film edukasi, malam pentas seni, edukasi cuci tangan pakai sabun, pendampingan pembukaan taman bacaan baru di desa, serta masih banyak kegiatan menarik dan edukatif lainnya. Setiap kunjungan dirancang agar komunitas desa tidak hanya menerima, tetapi juga berdaya untuk melanjutkan semangat literasi secara mandiri.
0 Komentar